Nilai Positif Mengajak Anak Traveling Sejak Dini

Dalam rangka menyambut hari libur sekolah dan memberi kejutan manis untuk si kecil, traveling menggunakan pesawat bisa jadi hadiah istimewa. Kamu bisa mengajak berlibur ke tempat yang belum pernah didatangi atau bahkan ke daerah yang selama ini ingin dikunjungi.

Setelah urusan cek harga tiket pesawat online dan booking selesai, kamu pun bisa langsung menyusun itinerary bersama-sama. Pilih tujuan wisata yang ramah anak dan bisa jadi tempat tumbuh kembang. Dengan begitu, beberapa nilai positif ini dapat tertanam sejak dini dalam karakter si anak.

  1. Lebih mandiri

Mengajak anak bepergian ke luar kota atau ke luar negeri berarti melatih anak untuk keluar dari zona nyaman (rumah). Perbedaan lingkungan, cuaca, hingga suasana akan membentuk sikap anak lebih kuat menerima keadaan. Lewat traveling, anak jadi lebih tahu soal prioritas, rasa tanggung jawab, serta mandiri dengan apa yang dia miliki. Tanamkan kepercayaan pada anak agar ia tahu dirinya mampu mengatasi hal yang dihadapi. Misalnya saja, saat anak harus menyeberangi sungai atau melalui jalur outbound yang terlihat menyeramkan.

  1. Supel dalam bergaul

Sering bertemu orang baru di tempat yang baru membuat anak mau tidak mau semakin membuka diri. Ia akan mencari cara agar bisa ‘bertahan’ seperti berkenalan mencari teman sebaya untuk bermain atau menjelajahi area sekitar. Situasi ini perlahan membuat anak jadi lebih supel dalam bergaul. Nantinya karakter ini akan sangat bermanfaat ketika anak mulai masuk lingkungan baru seperti sekolah, tempat les, dan lain-lain.

  1. Paham perbedaan

Bepergian ke luar kota atau ke luar negeri membuat anak sering bertemu orang lain dengan bentuk fisik, bahasa, warna kulit, dan penampilan berbeda. Lewat cara ini, anak akan memahami bahwa tidak semua orang terlihat seperti ayah, ibu, atau keluarga besar. Lewat traveling, orang tua juga bisa menanamkan sikap toleransi dan saling menyayangi terhadap sesama. Misalnya saja saat bersantai di taman dan si anak melihat pengemis atau tunawisma, ajaklah anak untuk berbagi makanan dan membagi kasih sayang tanpa melihat penampilan luar.

  1. Mengerti potensi diri

Dari traveling, anak bisa memilih dan membedakan mana yang bisa dilakukan sendiri dan mana yang baru bisa dilakukan dengan bantuan orang tua. Manfaatkan waktu sebaik-baiknya agar anak dapat mengeksplorasi kemampuan yang dimiliki. Jika si kecil ekstrovert, ajaklah ia untuk menjelajah ke tempat yang baru dan mudah baginya untuk berinteraksi dengan orang lain. Jika si kecil termasuk anak introvert, terus dampingi dengan sesekali diberi kepercayaan bahwa ia bisa melakukan apa yang ia mau, meski dilakukan dengan sedikit demi sedikit.

  1. Senang berpetualang

Mengunjungi tempat baru akan sangat menyenangkan bagi anak, apalagi jika dilakukan saat traveling bersama keluarga. Saat merasakan pengalaman baru, pengetahuan dan keberanian anak akan semakin menumpuk. Dengan diberi kepercayaan, anak akan mampu menjelajahi apa yang menarik mata.

Mendidik anak agar menjadi pribadi yang berkualitas tidak selalu dilakukan lewat cara menggurui. Terus dampingi anak selagi bisa, agar anak tumbuh besar dan mampu berdiri dengan kemampuan sendiri.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *